Home index Defri Noval Pasaribu : Apa Untungnya Bobby Nasution Bagi Kota Medan ?

Defri Noval Pasaribu : Apa Untungnya Bobby Nasution Bagi Kota Medan ?

0
#alt_tag

MEDAN, DUTAMEDAN.COM – Saat kampanye pada Pilkada Kota Medan, banyak masyarakat memprediksi dengan memilih Bobby Nasution, Sang Menantu Presiden maka pembangunan Kota Medan akan semakin berkembang pesat.

Prediksi mayoritas warga Medan tersebut memang cukup beralasan. Dan memang sebab “previlege” tersebut, maka Kota Medan hari ini mendapat kucuran dana yang begitu besar dari pusat.

Sejak menjadi suami dari Kahiyang Ayu, putri dari Jokowi, Presiden RI ke 7, di usia belia menginjak 30 tahun, Bobby maju dalam kontestasi Pilkada Kota Medan diusung oleh PDI Perjuangan. Bersama Aulia Rachman, anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, mereka memenangkan kontestasi dengan 47 % suara pemilih dan mengalahkan pasangan Akhyar – Salman Al Farisi.

Sejak resmi sebagai walikota di Februari 2021, Bobby langsung tancap gas. Pertumbuhan ekonomi Kota Medan yang tadinya minus, langsung naik ke 2,6 persen. Dan data terakhir dari BPS, pertumbuhan ekonomi Kota Medan berada di angka 4,7%. Walau masih di bawah angka pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Bobby telah mencatatkan prestasi. Namun demikian, Bobby “keok” dalam menekan angka kemiskinan. Bahkan, bukannya menurun malah meningkat. Dari 8,01% di tahun 2020 naik menjadi 8,07 persen di tahun 2022 lalu.

Jumlah penduduk miskin tercatat meningkat sejak masa pemerintahannya. Pada 2020, jumlah penduduk miskin tercatat 183.540 jiwa menjadi 187.740 jiwa pada 2022. Bobby juga tak berdaya menekan inflasi Kota Medan yang meningkat menjadi 6,1% pada 2022, melesat dari realisasi pada 2021 sebesar 1,7%, dan 1,76% pada 2020.

Pemerintah pusat menaruh perhatian cukup besar dengan Kota Medan. Hal itu tercermin dengan kucuran Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang besar. Sejak 2020, pemerintah mengucurkan sekitar Rp 2 triliun untuk Kota Medan.

Privilege dari Pusat

Privilege yang didapatkan Bobby Nasution ternyata tidak berbanding lurus dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi Kota Medan. Hal ini diungkapkan Ketua Garda Pemuda Nasdem Sumatera Utara, Defri Noval Pasaribu SE saat ditanya tanggapannya tentang perkembangan Kota Medan di bawah kepemimpinan menantu Presiden.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Medan masih tidak beranjak walau privilege yang di dapat Kota Medan dari pusat cukup besar,” jelasnya. Tingkat kemiskinan yang masih tinggi, inflasi, investasi yang tidak berjalan adalah sebagian problem yang melanda Kota Medan saat ini.

Menurut Defri, setidaknya ada 4 faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di daerah di antaranya adalah konsumsi rumah tangga, investasi, serta transfer dana pusat ke daerah.

“Dana pusat yang besar hanya tersedot untuk pembangunan infrastruktur seperti taman, median jalan, lampu pocong, drainase yang tidak mengubah apa apa bagi Kota Medan,” tambahnya.

Diakuinya bahwa dana untuk kesehatan dan pendidikan cukup membanggakan. Namun pembangunan yang lebih menekankan keindahan kota terkesan hanya untuk pencitraan semata.

“Pendidikan dan kesehatan kita akui, baik. Namin upaya memperindah kota dan mencegah banjir hanya hanya pencitraan. Warga terdampak dengan pembangunan infrastruktur tersebut salahsatunya adalah dengan bertambahnya titik kemacetan, banjir. Sementara ekonomi semakin berat saja dirasakan warga Kota Medan,” tutup Defri (red)

Artikel Defri Noval Pasaribu : Apa Untungnya Bobby Nasution Bagi Kota Medan ? pertama kali tampil pada DUTAMEDAN.COM.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version