DUTAMEDAN.COM, SIMALUNGUN – Perjalanan libur Lebaran yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi duka mendalam. Sebuah truk bermuatan baja ringan diduga mengalami rem blong saat melintasi tanjakan dan menabrak minibus yang membawa rombongan wisatawan menuju Parapat, Selasa (24/3/2026).
Peristiwa tragis tersebut terjadi di jalur alternatif menuju Parapat, tepatnya di kawasan Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, truk dengan nomor polisi BK 9233 CE diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman saat berusaha menanjak. Kendaraan berat itu kemudian meluncur tanpa kendali dan menghantam minibus BM 1796 UL yang datang dari arah berlawanan.
Minibus tersebut diketahui mengangkut enam orang penumpang yang merupakan rombongan wisatawan asal Riau.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan. Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RSUD Djasamen Saragih.
Sementara itu, tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Tiga Dolok untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kronologi pasti kejadian. Kasat Lantas Polres Simalungun, Devi Siringo-ringo, belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi.
Insiden yang diduga dipicu rem blong ini kembali menyoroti tingginya risiko kecelakaan kendaraan berat di jalur perbukitan dan turunan. Kondisi tersebut kerap berujung fatal apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Pihak kepolisian diharapkan segera mengeluarkan imbauan tegas kepada para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar lebih memastikan kelayakan teknis kendaraan sebelum melintas di jalur rawan, terlebih di tengah tingginya arus mudik dan balik Lebaran. (Red/01)