Sabtu, Februari 28, 2026

IKAHI Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah HUT ke-73 Tahun 2026

Share

- Advertisement -

JAKARTA, DUTAMEDAN.COM – Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI) menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Penyusunan Anotasi Putusan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-73 IKAHI Tahun 2026. Kegiatan berskala nasional ini terbuka bagi hakim, aparatur sipil negara (ASN) peradilan, serta masyarakat umum, dan dilaksanakan secara daring sepanjang Maret hingga April 2026.

Melalui kompetisi tersebut, IKAHI mendorong penguatan tradisi akademik berbasis praktik peradilan sekaligus memperluas literasi hukum dan dokumentasi yurisprudensi nasional.

Pengumuman lomba disampaikan pada 1 Maret 2026. Pengiriman naskah dibuka pada 2 hingga 28 Maret 2026 melalui email resmi panitia. Tahapan seleksi administrasi berlangsung sampai 29 Maret 2026, dilanjutkan pengumuman hasil seleksi pada 30 Maret serta masa sanggah pada 31 Maret. Proses penilaian naskah dijadwalkan pada 1–7 April 2026, dan pengumuman pemenang akan dilakukan pada 22 April 2026 bertepatan dengan puncak peringatan HUT IKAHI.

Ketua Panitia HUT ke-73 IKAHI, Dr. H. Imron Rosyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mempererat keterkaitan antara praktik peradilan dan pengembangan ilmu hukum. “IKAHI berupaya membangun jembatan dialog antara dunia peradilan dan dunia akademik,” ujarnya.

Kompetisi ini mencakup dua kategori karya, yakni penelitian atau kajian mengenai dinamika hukum dan peradilan, serta anotasi terhadap putusan yang memuat unsur kebaruan hukum. Tema yang diangkat berfokus pada isu-isu hukum, sistem peradilan, serta analisis putusan inovatif yang berkontribusi terhadap perkembangan hukum nasional.

Peserta terbagi dalam tiga kategori, yaitu hakim, ASN peradilan, dan kategori umum yang meliputi dosen, mahasiswa, ASN nonperadilan, serta masyarakat luas. Pendaftaran dapat dilakukan secara individu maupun kelompok dengan maksimal empat orang dalam satu tim. Panitia menegaskan bahwa lomba ini tidak dipungut biaya.

Seluruh karya yang dikirimkan wajib bersifat orisinal, belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam ajang serupa, serta disusun sesuai template resmi panitia. Naskah dikirim dalam format dokumen Word melalui alamat email yang telah ditentukan guna menjaga standar akademik dan kualitas penilaian.

Proses evaluasi dilakukan oleh sembilan orang dewan juri yang terdiri atas unsur akademisi, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), praktisi hukum, serta perwakilan IKAHI. Aspek pembahasan dan penalaran hukum memperoleh bobot penilaian tertinggi sebesar 45 persen, disusul keaslian gagasan 20 persen, serta kreativitas, kesesuaian format, sitasi, dan akurasi data.

Ketua Umum PP IKAHI, Prof. Dr. H. Yanto, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam penguatan sistem hukum nasional. “HUT ke-73 IKAHI Tahun 2026 menjadi momentum nasional untuk mendorong pengembangan ilmu hukum melalui penelitian dan anotasi putusan berunsur kebaruan hukum, guna memperkuat literasi hukum, dokumentasi yurisprudensi, serta sinergi antara dunia peradilan dan akademik,” katanya.

Melalui lomba ini, IKAHI juga berupaya memperluas diseminasi putusan-putusan penting (landmark decision) yang belum terdokumentasi secara optimal di ruang akademik maupun publik. Inisiatif tersebut diharapkan dapat menumbuhkan budaya riset di lingkungan peradilan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dinamika perkembangan hukum di Indonesia.

Sebagai penutup pengumuman, panitia mengutip prinsip hukum klasik, “Cogitationis Poenam Nemo Patitur: Tidak seorangpun memperoleh hukuman atas apa yang menjadi pemikirannya,” yang menegaskan pentingnya kebebasan berpikir sebagai fondasi kemajuan ilmu hukum dan kualitas peradilan di masa mendatang. (Red/01)

Duta Medan
Duta Medanhttps://dutamedan.com
Duta Media Informasi Online Teraktual-Terupdate-Tercepat Mengulas Tentang Berita Terkini Berisikan Kabar Seputar Identitas Nasional Indonesia. Talent in Medan City Support by GoogleNews

Berita Terbaru

Sumatera Terkini