Senin, Februari 16, 2026

IKBD-NTB Kobar Gelar Tausiyah Sambut Ramadhan 2026, Tekankan Makna Puasa sebagai Pengendalian Indra

Share

- Advertisement -

PANGKALAN BUN, DUTAMEDAN.COM – Ikatan Keluarga Bima–Dompu (IKBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar kegiatan tausiyah dan ceramah agama sebagai bekal menyambut bulan suci Ramadhan 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Furqan, S.Ag, Perumahan Pinang Merah, Desa Pasir Panjang, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan siar agama itu diisi pesan-pesan moral dan nasihat bijak yang bertujuan meningkatkan keimanan serta memperkuat kesiapan spiritual umat muslim menjelang Ramadhan. Tausiyah disampaikan oleh Wakil Ketua IKBD-NTB yang juga merupakan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kotawaringin Barat, Drs. Ridwan.

Dalam ceramahnya, Drs. Ridwan mengangkat tema Puasa Institusi Merawat Indra Meraih Ridho Illahi. Ia menekankan bahwa puasa tidak sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga harus dimaknai lebih luas sebagai bentuk pengendalian diri secara menyeluruh.

Pada hakekatnya puasa merupakan kegiatan atau tindakan menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, akan tetapi tindakan menahan diri dalam berpuasa haruslah dimaknai secara luas dengan menekankan kepada pentingnya pengendalian diri dan pengendalian indra manusia dalam menunaikan puasa sebagai ikhtiar mencapai taqwa, ucap Drs. Ridwan.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk mencapai ketakwaan dalam menjalankan puasa, umat muslim perlu merawat indra sebagai fasilitas yang dikarunikan Allah SWT. Menurutnya, indra merupakan bagian yang paling dekat bersentuhan dengan aktivitas puasa, sehingga harus dikendalikan dengan baik.

Ridwan turut mengutip dalil dan rujukan keagamaan yang menekankan bahwa puasa Ramadhan yang dijalankan dengan iman dan keikhlasan akan mendapat balasan besar, termasuk pengampunan dosa-dosa yang telah lampau.

Seperti yang disampaikan Baginda Muhammad saw melalui hadis qudsi dan hadis Abu Hurairah ra. bahwa Allah swt akan membalas umatnya yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka ia akan diampuni segala dosanya yang telah lampau, jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya mengendalikan indra telinga, mata, dan hati sebagai bagian utama dalam menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, penggunaan indra tersebut tidak hanya berdampak pada kualitas ibadah, tetapi juga akan dimintai pertanggungjawaban oleh manusia kelak.

Untuk mendapatkan rahmah dan maghfirah Allah, umat muslim diharuskan dapat mengendalikan indra, terutama indra telinga, mata dan hati, yang mana penggunaan indra-indra tersebut harus dipertanggungjawabkan oleh manusia, paparnya.

Di akhir tausiyah, Drs. Ridwan kembali menegaskan bahwa menjaga indra merupakan bagian penting dari kehidupan yang telah dianugerahkan Allah SWT. Ia juga mengajak seluruh jamaah menjadikan puasa sebagai institusi istimewa untuk merawat indra, bukan hanya selama Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tausiyah kemudian ditutup dengan makan bersama seluruh anggota IKBD-NTB yang hadir. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. (Red/01)

Duta Medan
Duta Medanhttps://dutamedan.com
Duta Media Informasi Online Teraktual-Terupdate-Tercepat Mengulas Tentang Berita Terkini Berisikan Kabar Seputar Identitas Nasional Indonesia. Talent in Medan City Support by GoogleNews

Berita Terbaru

Sumatera Terkini