Sabtu, Februari 14, 2026

Prabowo Mengumpat “Ndasmu”, Pengamat: Itu Diksi Terkasar

Share

Jakarta, DUTAMEDAN.COM – Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IP) Karyono Wibowo menyayangkan umpatan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto ketika berbicara di sebuah acara dengan mengungkap “ndasmu etik”

Menurut Karyono, diksi ndasmu bagi dalam bahasa Jawa dimaknai sebagai umpatan terkasar.

“Sangat disayangkan, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menggunakan kata-kata yang mengandung unsur sarkastis. Kata ndasmu dalam bahasa jawa merupakan umpatan paling kasar,” ujar Karyono melalui layanan pesan, Sabtu (16/12/2023).

Dia kemudian membeberkan pemaknaan “ndas” dalam struktur jawa menjadi kata level terbawah yang berarti “kepala”. Hanya saja, “ndas” dalam umpatan dimaknai sebagai kepala hewan.

“Ndas dalam struktur bahasa jawa merupakan kata benda level terbawah untuk menggantikan kata kepala. Di atas kata ndas, ada sirah (level orang tua), kemudian mustoko (level untuk sastra dan konteks keraton), dan kata ndas sendiri merupakan kepala yang diperuntukkan untuk hewan,” ujar Karyono.

Dia mengatakan Prabowo sebagai tokoh terpandang yang kini menjadi capres semestinya menghindari kata sarkastik dan dimaknai sebagai diksi umpatan.

Toh, Karyono menangkap Prabowo hendak mengumpat ke arah kompetitornya pada pilpres 2024 sehingga eks Danjen Kopassus itu memakai kata “ndasmu” dalam pidato.

“Yang melandasi keluarnya kata ndasmu yang digunakan Prabowo tersebut nampak sebagai umpatan yang ditujukan kepada kompetitornya yang mengajukan pertanyaan dalam debat capres perdana yang menyoal Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023, dimana putusan MKMK membuktikan adanya pelanggaran etik yang dilakukan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, sehingga dalam konteks itu, kata etik ndasmu merupakan ungkapan kekecewaannya terhadap kompetitornya.”

“Pernyataan Prabowo tersebut mengandung umpatan sarkasme yang bagi masyarakat khususnya suku jawa bisa menilai bahwa ucapan tersebut tidak mencerminkan etika kesantunan dalam bertutur, sehingga bisa menimbulkan citra negatif bagi Prabowo,” kata Karyono.

Seharusnya, menurut Karyono, kata ndasmu tidak terucap dari Prabowo yang tengah berusaha mencari simpati masyarakat untuk memilih sebagai Presiden RI.

“Saya tidak mengerti apakah Prabowo slip of the tongue (keseleo lidah, red) atau tidak tahan mampu menahan emosi dan masih jengkel akibat dihujani serangan pertanyaan saat debat perdana,” katanya.

The post Prabowo Mengumpat “Ndasmu”, Pengamat: Itu Diksi Terkasar appeared first on DUTAMEDAN.COM.com.

Duta Medan
Duta Medanhttps://dutamedan.com
Duta Media Informasi Online Teraktual-Terupdate-Tercepat Mengulas Tentang Berita Terkini Berisikan Kabar Seputar Identitas Nasional Indonesia. Talent in Medan City Support by GoogleNews

Berita Terbaru

Sumatera Terkini